Iran menyita kapal tersebut sebagai pembalasan atas “pelanggaran yang dilakukan oleh kapal Suez Rajan… dan pencurian minyak Iran oleh Amerika Serikat”, kantor berita Irna melaporkan.
Pengiriman global telah terganggu di tengah serangan militan Houthi yang didukung Iran terhadap kapal komersial dan militer di Laut Merah.
Kelompok Houthi telah bersumpah untuk melanjutkan serangan terhadap kapal-kapal yang mereka tuju menuju Israel di tengah perang yang sedang berlangsung di Gaza. Mereka juga berjanji untuk menyerang kapal-kapal Inggris dan Amerika sebagai pembalasan atas serangan udara terhadap posisi Houthi.
Tiongkok dilaporkan telah meminta Teheran untuk membantu menghentikan serangan kelompok tersebut terhadap kapal komersial yang melewati Laut Merah, menurut laporan Reuters pekan lalu.
Perusahaan-perusahaan kini menawarkan gaji ganda kepada awak kapal di tengah krisis ini, yang mengakibatkan penurunan lalu lintas pelayaran melalui Terusan Suez sebesar 42 persen.
Pada bulan Agustus, kapal-kapal yang transit di Selat Hormuz diperingatkan agar tidak menyimpang ke perairan Iran karena “risiko tinggi” penyitaan.
Serangan Iran telah mendorong AS untuk memperkuat kehadiran angkatan lautnya di wilayah tersebut, dengan mengerahkan kapal drone pertamanya di Selat Hormuz pada bulan April.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar